Minggu, 06 November 2016

TPTSB Part 5



Sudah sebulan setelah penerimaan tugas. Namun keenamnya masih belum rapat lagi untuk melaporkan apa yang sudah di kerjakan. Setelah mereka sibuk masing-masing, sehingga tak ada waktu bahkan untuk bertengkar. Zoey yang diterima di penitipan anak Kevin, sekarang bertingkah lebih manis dan sopan, karena takut pekerjaannya terancam, padahal Kevin tak menilai itu dari sikapnya saat di sekolah. Ia hanya akan menilai saat di pekerjaan, namun Zoey hanya terlalu takut.

            Klerent yang selalu mengikuti O’Hara pergi, membuat risih. Namun lama-lama O’Hara menyadari, bahwa dirinya butuh teman untuk berbagi dengannya, karena selama ini ia lebih suka melakukan segala sesuatu sendiri. Ia pun mulai menerima kehadiran Klerent yang super ajaib, karena ia selalu berdalih mereka harus bersama untuk menggarap tugas, yang kenyataannya rapat konsep hanya akan berakhir ricuh antara keduanya dan gagal di garap. 

            Atau Aurelia yang malu-malu untuk bisa dekat lagi dengan Kristof, karena Aurelia tidak tahan lagi jika mereka berpura-pura tak saling mengenal. Dan lagi, akhir-akhir ini Aurelia benar-benar menggenjot Kristof untuk belajar bahasa Inggris, sekalian membuat untuk tugas-tugasnya. Istirahat, pulang sekolah, dan bahkan hari libur dimanfaatkan mereka untuk ke perpustakaan sekolah maupun kota. Kalau biasanya Aurelia menjadi budak, kini Kristof telah menjadi budak. Dan itu malah membuat Kristof senang.

***                                             
            Dua bulan kemudian—deadline tugas bahasa Inggris.
            Setelah bekerja, Kevin meminta Zoey untuk menyempatkan waktunya searching atau mencari info untuk produsen mana yang akan di jadikan iklan. Lalu setiap akhir pekan mereka akan berkeliling ke perusahaan-perusahaan mencari yang mau bekerja sama, selain itu Kevin memanfaatkan fasilitasnya, dimana ia bisa mencari tahu dari orangtua anak yang dititipkan, karena rata-rata adalah anak bos. Zoey masih setia menemani, bahkan ia telah diangkat sebagai sekertaris sementara untuk menggantikan sekertarisnya yang cuti melahirkan. Akhirnya mereka menemukan perusahaan yang mau bekerja sama, kebetulan memang baru merintis, jadi butuh layanan iklan. Meskipun terkesan ecek-ecek, tapi mereka berusaha memaksimalkan pekerjaannya.

            Kristof yang benar-benar di training sama Aurelia pun saat penggarapan tugas benar-benar di dorong oleh Aurelia, dimana ia harus berpartisipasi bagaimana-pun caranya, setidaknya setelah mereka sering belajar bareng Kristof ada kemajuan. Setelah menerima data dan profil produk dari Kevin dan Zoey, mereka langsung menggarapnya. Sesekali mereka ber enam bertemu untuk kesepakatan konsep yang diusung dari produk tersebut. Seperti kesepakatan awal, mereka yeng membuat laporan dan kata-kata Inggrisnya, yang akan menjadi juru bicara saat presentasi. Aurelia pun sekalian melatih Kristof.

            Setelah mendapat data-data dari yang lain, lalu giliran O’Hara dan Klerent yang mulai men design iklannya. Bahkan mereka rela begadang semalaman untuk mengerjakan itu—ceritanya mereka mengerjakan bareng ber enam di atap kos kosan Zoey, lalu yang lain pada pulang tinggal Klerent dan O’Hara yang berjaga sampai subuh, lalu ketiduran di meja. Atau memanfaatkan bekerja bersama sambil refreshing bersama, ke taman, ke mall, atau di lain tempat dimana keduanya agar tidak bosan.

***
            Akhirnya. Setelah tiga bulan perjuangan. Dengan hasil maksimal, mereka pun memetik buahnya. Segala pekerjaan yang dilakukan sungguh sungguh pasti akan terbayar. Terbukti karena ke enamnya mendapat nilai A pada tugasnya, bahka jika mereka berkenan perusahaan yang di ajak kerja sama ingin mengontrak mereka untuk proyek iklan bersama, dengan imbalan yang lumayan juga karena produk tersebut sekarang menjadi terkenal.
            Banyak hal yang mereka lewati bersama. Dari yang awalnya tidak tahu menjadi tahu, yang awalnya tak mengerti akhirnya mengerti, awalnya tak peduli menjadi peduli, awalnya tak percaya menjadi percaya, bahkan ada yang awalnya membenci menjadi…. Ah silahkan diskripsikan sendiri, penulis membiarkan kalian berimajinasi sendiri.
            Seperti yang sudah di janjikan. Di hari libur, mereka memutuskan untuk berlibur. Mereka merencanakan untuk bersenang-senang di Orchid Park. Itu untuk merayakan segala kerja keras mereka untuk sebuah nilai, bukan. Sekarang mereka merasa menjadi lebih dekat—hal yang bahkan mereka tak bayangkan sama sekali mengingat selama ini mereka sangat tak akur.
            Di Orchid Park mereka berkeliling ke taman hiburan dengan main juga berbagai wahana dan games. Mereka sangat senang sekali. Sesekali mereka menjadi rival di beberapa permainan. Mereka benar-benar menikmati waktu itu, mereka telah menemukan sesuatu yang baru, yang tak pernah mereka temukan sebelumnya—keluarga baru. Mengingat selama ini yang ada di sekolahnya hanyalah persaingan—tak ada yang benar-benar menjadi teman di sekolah itu, dan ini adalah kesempatan langka yang mereka dapatkan.

Ending?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar