Kamis, 28 Desember 2017

INSENSIBLE

INSENSIBLE
Oleh    : Wasi’atul Amalia


Dua bulan berlalu, sejak saat itu pula perasaannya aneh, ia merasa mati rasa. Di depannya tengah duduk seorang pria yang melahab sarapannya dan asik bermain HP. Pria yang sangat ia cintai.
            “Hey, mengapa kau menatapku?” gadis Bernama Baby itu memalingkan pandangannya, lalu menggeleng pelan. Ia memilih ke dapur membersihkan sisa sarapan mereka.
            Sudah dua bulan sikap Kenny berubah, pria itu sibuk dengan HPnya. Baby bukannya tidak tahu apa-apa, ia hanya takut untuk mengetahui kebenarannya.
            Hingga suatu siang saat Kenny tertidur di sofa dengan HPnya, Baby penasaran. Ia mengambil HP itu.
            Baby membuka layar kunci, dengan ragu-ragu ia membuka galeri. Di lihatnya satu persatu gambar, tak ada yang mencurigakan, sampai ia menemukan beberapa potongan gambar gadis lain. gadis itu selfie bersama Kenny-nya, mereka tampak bahagia.
            “Apa yang kau lakukan?” suara berat Kenny mengejutkan Baby, Baby hanya tertunduk, Kenny menyahut HPnya dengan kasar.
            “Apa yang kau lakukan dengan HPku? Jawab!” pekik Kenny, HP itu di banting dan seketika hancur. Baby terbelalak lalu berlari memeluk Kenny-nya.
            “Lepaskan Beb! Ku bilang lepas!” namun keduanya terdiam dalam pelukan, dalam diam Baby menitikan air mata, ia sadar kekasihnya tak lagi mencintainya lagi. Rasa sakitnya telah hilang entah kemana, ia rela.
            “Jika kau ingin melepasku, lepaskan!” putusnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar